Yogyakarta 11 September 2016
Selamat
malam teman – teman yang masih sangat selo untuk membaca beberapa tulisan saya
di blog ini, yah saya hanya ingin sekedar membagi kan beberapa hal yang terjadi
di hidup saya, beberapa hal yang mungkin orang lain merasa hal yang terjadi di
sekitar kita bukan lah sebuah hal yang penting.
Beberapa
hari yang lalu saya mengobrol dengan salah seorang adek kelas saya, menurut
saya dia merupakan seseorang yang membanggakan buat saya haha, entahlah saya
merasa dia sudah bisa membuat saya cukup bahagia dengan tidak perlu menjadi
seseorang yang berprestasi atau apalah tapi dia membuat saya bangga karena dia
adalah salah seorang yang mencoba peduli dengan teman – teman nya.
Teman saya
ini bercerita tentang dasar dia mengikuti sebuah kegiatan yang menuntut untuk
mengenal banyak orang, singkat cerita kami mengobrol lalu dia bertanya kepada
saya “mas, mindset yang benar itu seperti apa?”. .. haha entahlah saya merasa
bahwa banyak sekali orang menyenangkan di dunia ini yang sama – sama memiliki
persepsi untuk memperbaiki diri.
Mindset buat
saya adalah sesuatu hal yang merekat dalam diri tiap manusia dan tidak akan
pernah bisa terlepas, mindset merupakan
jati diri tiap pribadi manusia, tanpanya menurut saya manusia hanya akan
menjadi manusia – manusia normal pada umumnya, yang hidup nya menurut saya
tidak menarik sama sekali haha.
Dua tahun
yang lalu saya merupakan seorang yang sangat idealis, saya memiliki pemikiran
tersendiri untuk banyak hal, dan buat saya tidak boleh ada yang mengganggu atau
merubah pikiran saya haha, tapi seiring berjalan nya waktu saya merasa bahwa
hal seperti ini tidak terlalu baik untuk diterapkan di antara teman – teman
saya, di lingkungan saya. Dan proses merubah mindset saya merupakan salah satu
hal besar dalam hidup saya. Walaupun saat ini saya tidak sepenuh nya merubah
pemikiran saya yang keras kepala, tapi hal kecil yang bisa saya miliki adalah
mencoba untuk mendengarkan apa yang orang lain inginkan, mencoba memahami apa
yang orang lain rasakan, dan mencoba melakukan apa yang orang namakan
kepedulian.
Buat banyak
orang yang tidak mengenal saya, mungkin hanya sekadar tau, saya merupakan
seorang yang memiliki pergaulan tidak benar atau malah mengatakan bahwa saya merupakan
saya anak urakan haha, tidak apa – apa, karena apa yang orang lain katakan itu
merupakan salah satu evaluasi juga buat saya.
Saya
merupakan seorang yang memiliki pikiran bahwa hidup ini adalah universal, hidup
ini tidak bisa kukatakan hitam dan putih, orang itu baik atau orang itu jahat,
saya tidak bisa mengatakan bahwa kebaikan akan menang melawan kejahatan atau
sebaliknya, buat saya hidup ini abu – abu, tergantung darimana kita melihat
nya. Saya mencoba untuk mengenal teman – teman saya dari berbagai golongan,
tidak peduli mereka anak rohis, anak geng, anak kelas, anak event, anak setan,
gay, biseksual, atheis, agnostik atau apapun, buat saya memiliki banyak sekali
teman dengan berbagai warna sangat menyenangkan, buat saya orang – orang
seperti inilah yang membuat saya menjadi pribadi yang mencoba untuk lebih baik,
saya memiliki mindset bahwa “mau seperti apapun kamu, mau bagaimanapun juga
kamu, selama kamu temanku, dan selama kamu masih berbuat baik dengan ku, maka
aku juga akan berbuat baik ke kamu”. Entahlah saya merasa belakangan ini saya
melihat banyak sekali orang yang ingin berteman atau mengenal orang – orang hanya dengan orang – orang yang sama dengan
mereka, mereka menganggap bahwa orang – orang yang diluar sana berbeda dengan
mereka bukan orang penting dan mereka tidak ingin mengenal nya. Entahlah anda
boleh menganggap pikiran saya ini penghakiman tapi hal ini nyata terjadi di era
sekarang ini.
Tidak ada
yang bisa merubah mindset seseorang, tidak ada yang bisa merubah jalan pikiran
seseorang, tapi ketika kita mencoba memahami apa yang orang lain pikirkan, apa
yang orang lain rasakan itu akan sangat menyenangkan, karena menurut saya pada
dasarnya manusia itu senang sekali untuk di dengar, buat saya teman – teman
saya mengajarkan bahwa dalam hidup ini kita merupakan warna yang berbeda, yang
sangat indah dan memiliki ke khas an nya masing – masing, warna ini akan buruk
dan memudar ketika antar warna saling menyalahkan, saling menjatuhkan. Dan
ketika perbedaan merupakan salah satu hal yang terus menerus dipermasalahkan.
Buat saya
adek kelas saya ini mengajarkan bahwa mindset seseorang itu tidak bisa kita
rubah, atau kita hilangkan, tapi yang bisa kita lakukan hanya mencoba memahami
nya, dan tidak membuat perbedaan itu menjadi sesuatu yang memecah belah kita,
dari obrolan ini pula saya belajar bahwa saya diberikan anugrah untuk membuat
orang lain memahami sesuatu hal, yang buat saya juga merupakan sarana
memperbaiki diri, buat saya obrolan kecil waktu itu mengajarkan kepada saya
bahwa hidup ini indah dengan berbagai warna, berbagai mindset dan berbagai
sudut pandang.
Jangan lupa bahagia !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar